Jumat, 09 Agustus 2013

OLAHRAGA MENURUT SISTEM SEKULER KAPITALISME

OLAHRAGA MENURUT SISTEM SEKULER KAPITALISME
Menurut sistem sekuler Kapitalis, olahraga hanya dijadikan lahan bisnis semata, untuk memperkaya segelintir orang semata, sekarang lihat saja konflik kekanak-kanakan PSSI dengan LPI, atau konflik kebalita-balitaan misalnya antara Bonek ( Suporter Persebaya ) dengan Jakmania ( Suporter Persija ), dengan Aremania dan konflik-konflik antar suporter yang sebenarnya sangatlah sepele lainnya, yah semuanya bermuara untuk menumpuk pundi-pundi uang. Mereka dibiarkan bersikap kekanak-kanakan agar mendatangkan uang bagi pihak-pihak tertentu, kalau kita pikir betapa bodohnya mereka yang hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang saja. Padahal Rasulullah Saw sudah mewanti-wanti bahwa siapa saja dari umatku yang mati karena ashobiyah ( fanatisme kelompok, suku atau yang memecah belah ) dia mati dalam keadaan kafir. Coba sekali-kali ada orang pakai kaos bonek tapi syalnya Persija, lalu topinya Aremania, kan keren, persatuan itu namanya, tetapi itu gak mungkin karena akan digebuki oleh orang-orang yang gak punya otak sama gak punya moral. Yah seperti itulah para Kapitalis memanfaatkan olahraga.

Selain itu olahraga hanya dijadikan ajang pamer aurat, lihat saja busana renang, busana atlet lari, atlet lompat jauh atau atlet voli pantai, itu atlet atau wanita pelacur sih???.


KEBIJAKAN OLAHRAGA NEGARA KHILAFAH
udah dikatakan di atas bahwa ketika Negara Khilafah Islam akan segera bangkit kembali, sehingga setelah kebangkitan Negara Khilafah Islam inilah maka seluruh aspek kehidupan umat Islam akan di atur ulang dengan Hukum Islam, termasuk olahraga.

Negara sehat jika rakyatnya sehat, umatnya sehat jika negara menyediakan fasilitas kesehatan murah bahkan gratis untuk rakyatnya. Generasi sehat inilah yang akan memimpin dunia, bukan generasi pemabuk, penyabu, pemadat, pelacur, pezina dan lainnya yang pantasnya dibuang ke tempat sampah, dan dilupakan sejarah untuk selamanya. Makanya Tobat.... kalau gak mau yah sana keluar dari luar alam semesta milik Allah Swt.

Negara Khilafah akan mengelola olahraga dalam rangka untuk meningkatkan ibadah umat Islam kepada Allah Swt. Lhooo kok meningkatkan ibadah, apa hubunganyya olahraga sama ibadah???.

Begini kang, konsep awal olahraga dalam Islam adalah untuk menyiapkan fisik umat Islam untuk Berjihad di Jalan Allah Swt ( Ibadah kan ??) selain itu juga untuk menyiapkan generasi-generasi sehat yang siap memimpin umat di masa yang akan datang ( ibadah juga kan ??).

Ibnu Abbas pernah meriwayatkan, bahwa Rasulullah pernah bersabda “ Semua permainan tidak ada yang aku sukai kecuali memanah, berkuda, dan berenang”.

Dari Hadis di atas kita bisa kategorikan olahraga yang akan mendapat prioritas utama yang akan dikelola oleh Negara Khilafah yaitu :

1. Bela Diri
Bela diri adalah sarana yang akan mempersiapkan seorang muslim untuk siap berJihad di Jalan Allah, jika ada musuh yang hendak menghadang tersebarnya dakwah dan jalannya Islam ke seluruh dunia.

Dalam Hadis di atas, beladiri yang pertama adalah memanah, menurut beberapa penelitian, aktivitas latihan memanah pada anak-anak, akan meningkatkan konsentrasi dan kesabaran, serta ketepatan dalam mengeluarkan suatu keputusan. Selain itu di jaman dahulu aktivitas latihan memanah ini adalah aktivitas latihan untuk berjihad.

Dalam riwayat yang lain pernah disebutkan Rasulullah sering latihan gulat dengan para sahabat, dimana disebutkan tidak ada satupun sahabat yang mampu menandingi keterampilan gulat Rasulullah termasuk Umar Bin Khatab, selain itu juga latihan perang-perangan, untuk melatih kesigapan pasukan dalam berjihad.

Beladiri lainnya yang tidak diriwayatkan tetapi juga penting seperti Kungfu, Taekwondo, Tifan Pho Kan, Karate, Silat, dan sebagainya juga akan mendapat prioritas kebijakan Khalifah yang nantinya adalah ditujukan untuk membela Islam dan kaum muslimin.

2. Berkuda
Berdasarkan Hadis di atas juga menyebutkan tentang berkuda, menurut banyak penelitian aktivitas berkuda pada anak akan menyehatkan dan memicu aktifnya saraf-saraf motorik pada anak, juga melatih keberanian pada anak.

Tentara Islam di masa lalu adalah tentara yang terkenal mahir berkuda dan memanah sambil berkuda, bahkan mampu memanah secara tepat musuh yang mengejar sambil naik kuda, hebat gak tuh.

3. Berenang
Kalau ingat berenang, jadi ingat masa kecil saya di kampung, kalau sore saya sering menghabiskan waktu untuk berenang di sungai yang mengalir membelah desaku, yah karena waktu kecil saya adalah Bolang atau Bocah ilang...lhooo.

Walaupun di Arab itu gersang dan jarang air, tetapi Rasulullah justru rajin berenang lho, yaitu di sebuah danau dekat kota Madinah yang memang dijadikan untuk latihan renang oleh kaum muslimin.

Tentu saja dalam konsep Islam, kolam renang akan dipisah antara laki-laki dan perempuan, sehingga tidak terjadi campur baur dan saling melihat aurat masing-masing, jelaslah kamar mandi saja dipisah masa kolam renang gak dipisah.

4. Berlari
Saya pernah ingat ungkapan dari seorang ahli beladiri, bahwa jurus beladiri terhebat di dunia adalah jurus langkah seribu alias berlari, tentu saja bukan berlari kabur dari musuh karena takut atau pengecut, tetapi berlari untuk mengelabuhi musuh, untuk memecah konsentrasi musuh. Kunci kemenangan pertempuran di lembah Hittin ( Perang Salib ), adalah kehebatan kaum muslim dalam berlari sebagai strategi menghadapi musuh yaitu tentara salib yang jumlahnya lebih banyak, yaitu strategi serang dan lari, untuk memecah pertahanan tentara salib.

KESIMPULANNYA
Olahraga dalam Islam tidak hanya untuk diperlombakan untuk mencari uang, tetapi juga untuk melatih fisik agar sehat dan mampu mengurus negara, serta membela Islam serta kaum muslim yang tertindas dan untuk menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia. Sedangkan olah raga lainnya seperti Basket, Sepakbola, Bulu Tangkis dan sebagainya tetap juga mendapat prioritas namun tujuannya tidak hanya untuk meraih prestasi yang bersifat keuangan saja tetapi juga prestasi dunia dan akhirat.


0 komentar:

Posting Komentar